Tebengan Blog

5 Tips Agar Kamu Terhindar dari Kemacetan Jakarta

Jakarta dan kemacetan memang dua hal yang sulit dipisahkan di hari-hari normal. Jika kamu warga Jakarta, pasti kemacetan bisa diibaratakn sebagai “makanan sehari-hari”. Kamu memang sudah biasa dengan kemacetan, tapi bukan berarti kamu harus pasrah berlama-lama di jalan. Ketika kamu memang butuh merasakan perjalanan di Jakarta yang santai, tak begitu padat, dan demi meminimalisir stres, sebaiknya kamu simak tujuh tips berikut agar kamu terhindar dari kemacetan Jakarta.

Ketahui rush hour Jakarta
Hal pertama yang perlu kamu ketahui agar bisa menghindari macetnya Jakarta adalah mengetahui jam sibuk atau rush hour di jalanan Jakarta. Kenapa harus tahu jam sibuk jalanan Jakarta? Karena Jakarta adalah ibu kota yang dipadati dengan berbagai perkantoran industri barang dan jasa, yang berarti banyak orang berlalu-lalang di jalanan Jakarta untuk bekerja.
Waktu-waktu umum rush hour di jalanan Jakarta yakni Senin pagi (jam 6 – 9 pagi), Jumat sore (jam 4 sore – 9 malam), dan Sabtu malam di dekat lokasi-lokasi tongkrongan malam minggu. Selain itu, setiap hari kerja pada jam berangkat kerja dan sekolah (jam 6-8 pagi) serta pulang kerja (jam 4 sore – 7 malam) juga mudah dipastikan terjadi kemacetan.

Berangkat lebih awal, pulang lebih akhir
Tips kedua ini masih berhubungan dengan tips pertama. Setelah kamu tahu kapan jam sibuk di jalanan Jakarta dan jika kamu ingin menghindari macet, yang perlu kamu lakukan adalah berangkat lebih awal dari jam biasanya kamu berangkat beraktivitas dan pulang lebih akhir. Dengan begitu, kamu bisa menghindari waktu-waktu utama terjadinya kemacetan dan lebih lega di jalan.

Pantau newsfeed radio, TMC kota, sosial media, dan perangkat elektronikmu
Untuk tips ketiga ini, kamu hanya perlu memanfaatkan perangkat elektronik seperti radio di mobil atau smartphone-mu. Beberapa stasiun radio yang sedang on-air pada waktu rush hour biasanya menyiarkan informasi aktual tentang kondisi lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya.
Kamu juga bisa mengakses TMC atau Traffic Management Center yang disediakan oleh Kepolisian lalu lintas atau Dinas Perhubungan Jakarta. Kamu juga bisa memantau tweets di media sosial Twitter dengan tagar #lalinJkt dan #lalinJakarta untuk tahu info seputar lalu lintas ter-update di Jakarta.
Menggunakan aplikasi penunjuk arah seperti Maps, Google Maps, atau Waze juga bisa mempermudah kamu untuk tahu rute mana yang sedang padat di Jakarta. Jadi, kamu bisa memilih rute tercepat lain yang lengang.

Bepergian bareng
Selanjutnya, usahakan untuk bepergian bersama dengan keluarga atau kolega dalam satu kendaraan, terutama jika rute yang dilalui sama. Ini memang salah satu jurus andalan banyak orang agar bisa hemat, tapi terkadang sulit untuk menemukan orang yang mau berkendara bareng kamu atau satu arah denganmu.
Kabar baiknya, kamu tak perlu khawatir karena sekarang sudah tersedia platform seperti Tebengan yang menyediakan jasa transportasi dengan kendaraan pribadi. Banyak orang jadi bisa berbagi tumpangan dan menghemat bahan bakar sekaligus ruang di jalan. Selain kamu bisa ikut menumpang atau berbagi seat kosong di kendaraanmu, kamu juga bisa berinteraksi dengan banyak orang baru yang perjalanannya searang denganmu.

Sebisa mungkin hindari bus, angkot, dan truk di jalan
Angkutan umum atau angkot di Jakarta sering kali memakan ruas jalan karena menunggu atau menaik-turunkan penumpang, begitu juga dengan bus. Selain itu, kendaraan besar seperti truk dan bus juga bisa memperparah kemacetan di Jakarta karena kemampuan manuever di jalan yang tidak selincah kendaraan lain yang lebih kecil. Upayakan sebisa mungkin untuk menghindari jalan yang sering dilalui kendaraan semacam ini di Jakarta.

Meski kemacetan di Jakarta hampir terjadi setiap hari, bukan berarti kamu tidak bisa menghindarinya. Apalagi sekarang sudah ada layanan semacam Tebengan yang memungkinkanmu untuk berkendara dengan orang lain yang searah dengan tujuanmu. Yuk, buruan download aplikasinya di Google Play atau App Store!


Author image
Jakarta Website