Tebengan Blog

Hitchhiking: Traveling "Gratis" Bersama Teman Tebengan Searah

Traveling saat ini sudah menjadi gaya hidup kaum millenials. Trend ini diiringi dengan semakin banyaknya tempat-tempat wisata alam maupun buatan yang menawarkan keindahan yang menarik dan instagramable. Karena trend ini lah biaya traveling sekarang menjadi tinggi. Harga sewa kamar hotel menjadi mahal, belum lagi untuk tiket pesawat atau transportasi yang naik ketika musim liburan tiba. Sehingga banyak traveler mencari cara bagaimana bisa tetap traveling dengan budget yang terbatas, khususnya untuk mendapatkan biaya transportasi yang murah ke destinasi tujuan. Salah satunya adalah dengan Hitchhiking.

Apa Itu Hitchhiking?

Hitchhiker adalah metode traveling yang banyak digunakan oleh traveler dari negara-negara Eropa. Metode traveling ini sebenarnya juga dipakai traveler dari Indonesia namun dengan nama yang berbeda. Hitchhiking dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan meminta tebengan ke tempat tujuan. Biasanya para hitchhiker, sebutan bagi traveler yang melakukan hitchhiking, akan berdiri dipinggir jalan dan coba meminta tebengan dengan cara mengacungkan jempol atau membuat tulisan yang menarik yang membuat pengendara yang lewat berhenti dan menawarkan tebengan. Hitchhiker biasanya akan meminta tebengan dengan "gratis" dan berbagi makanan ringan pada pengemudi sebagai ungkapan terima kasih. Namun ada juga beberapa hitchhiker yang memberikan uang kepada pengemudi di akhir perjalanan sebagai pengganti biaya bahan bakar.

Perkembangan Hitchhiking di Indonesia

Di Indonesia, hitchhiking memang masih jadi konsep yang baru. Mengutip dari blog salah satu penggiat Hitchhiker Indonesia, Ejie Belula, ia mengatakan bahwa kegiatan hitchhiking mulai berkembang di tahun 2012. Penggagasnya adalah Nancy Margaretha yang merupakan seorang traveler dan juga penulis. Nancy yang beberapa kali berpergian ke luar negeri melakukan hitchhiking disana bersama teman-temannya. Lalu ia mencoba membawa konsep ini ke Indonesia.

Ternyata konsep hitchhiking ini diterima baik oleh pengendara di Indonesia. menurut Ejie Belula, konsep hitchhiking di Indonesia bisa diterima karena memang konsep ini sudah ada di Indonesia dengan nama tebengan. Selain itu sifat ramah orang-orang di Indonesia menjadi salah satu faktor banyaknya hitchhiker yang diterima untuk ikut dalam perjalanan pengendara.

Bagaimana Cara Melakukan Hitchhiking

Sebenarnya untuk melakukan hitchhiking cukup mudah, hanya saja ada beberapa persiapan hingga kamu bisa diterima oleh pengendara yang lewat. berikut adalah beberapa persiapan sebelum kamu melakukan hitchhiking.

  1. Persiapkan Fisik dan Mental Melakukan hitchhiking membutuhkan fisik yang prima, karena kamu akan berdiri cukup lama sampai ada pengendara yang mau mengangkutmu. Tapi jika kamu tidak ingin menunggu lama, kamu bisa coba aplikasi Tebengan untuk coba hitchhiking cara baru. Kamu hanya tinggal mencari orang yang searah dengan tujuanmu dan janjian untuk bertemu di satu tempat untuk bertemu dan memulai perjalanan
  2. Kenali Destinasi dan Jalur Menuju Kesana Tentukan tujuan kemana kamu ingin berpergian. Sebaiknya kamu juga paham jalur-jalur menuju destinasimu baik jalur utama ataupun alternatif. Jangan sampai membuat bingung pengendara yang kamu tumpangi. Pastikan arah tempat tujuanmu searah dengan pengendara. Jika tidak searah, kamu harus tahu jalur yang akan dilalui oleh pengendara dan kamu bisa turun dekat dengan tujuanmu. Jangan memaksakan tujuanmu pada pengendara. Ingat! kamu adalah penumpang.
  3. Jangan Lupa Berbagi dan Jangan Tidur! Meskipun pengendara memberi tumpangan secara gratis, namun jangan malah membuat kamu merasa keenakan. Berbagilah dengan pengendara tersebut baik cerita atau pun makanan ringan yang kamu bawa. Ini adalah bagian dari ungkapan terima kasih kepada pengendara. Yang terpenting adalah jangan tidur selama perjalanan berlangsung. Hargai pengendara yang kamu tumpangi. Mereka bukan supir kendaraan umum.

Tebengan juga sedang mengadakan promo nebeng bisa dapat smartphone keren "Selfie Ride Challenge". Caranya cukup mudah, yaitu dengan ikut tebengan dari Teman Tebengan yang ada di aplikasi. Kemudian selfie dan upload di akun Instagram kamu. Untuk info lebih lanjut bisa dicek disini.

Selain itu, kamu juga butuh mental yang kuat. Kamu tidak akan tahu pengemudi seperti apa yang akan kamu temui. Tetap menjaga sikap baik selama menunggu atau dalam perjalanan juga diperlukan agar pengendara tahu maksud baik kamu menumpang di kendaraannya.


Author image
Jakarta Website